Mercuri

Merkuri merupakan salah satu elemen dasar kimia. Ini adalah berat, berwarna keperakan  yang cair pada suhu normal. Mercury siap dengan bentuk alloys logam lainnya, dan ini akan bermanfaat dalam pengolahan emas dan perak. Hal ini pula yang mendorong untuk mengembangkan raksa deposit bijih di Amerika setelah penemuan emas dan perak di California dan negara barat lainnya di tahun 1800an.

Mercury telah di temukan di Mesir pada makam kuno peniggalan abad ke 1500 SM, dan mungkin digunakan untuk keperluan kosmetik dan obat. Sekitar 350 SM, filsuf dan ilmuwan Yunani  Aristotel menjelaskan bagaimana cara mengambil air raksa dari batuan cinnabar untuk upacara keagamaan.  Di Roma, air raksa digunakan untuk berbagai keperluan dan memberikannya nama hydrargyrum, yang berarti perak cair menjadi asal simbol kimia Hg untuk air raksa. Tindakan percampuran Mercury pertama kali untuk mengolah ores perak dengan proses patio 1557 di Meksiko membuat permintaan air raksa sangat meningkat. Barometer raksa ditemukan oleh Torricelli di 1643, diikuti oleh penemuan yang raksa termometer oleh Fahrenheit di 1714.  

Mercury digunakan secara luas ke dalam berbagai produk industri dan aplikasi setelah 1900. Ia biasa digunakan dalam baterai, paints, bahan peledak, cahaya bulbs, cahaya aktif, farmasi, fungicides, dan pestisida. Aplikasi  utamanya untuk produksi khlor dan caustic soda, dan sebagai komponen  perangkat listrik termasuk fluorescent dan lampu  mercury-vapor ( uap-raksa ).  Merkuri juga digunakan sebagai bagian dari proses untuk memproduksi kertas, felt, kaca, dan beberapa jenis plastik.

Penggunaan merkuri yang baik:
1.    Hindari kontak langsung ketika bekerja dengan merkuri, gunakanlah selalu sarung tangan.
2.    Simpanlah merkuri selalu dalam tempat yang tertutup rapat ( bukan wadah dari aluminum ).
3.    Selalu tambahkan air di atas cairan merkuri, kecuali pada merkuri yang sudah didaur ulang.
4.    Jangan sampai menumpahkan merkuri karena sangat sulit untuk membersihkannya.
5.    Gunakan merkuri secukupnya.
6.    Bahan kimia ditempatkan pada ruangan tersendiri.
7.    Menggunakan perlengkapan yang mendukung keselamatan dan kesehatan kerja.
8.    Jangan makan atau merokok ketika menggunakan raksa.
9.    Informasikan kepada yang lain tentang apa yang boleh dan tidak boleh ketika menggunakan raksa.

Cara membersihkan Merkuri
Rendam merkuri dalam larutan coustic soda dengan komposisi tiap 1 kg Hg dicuci dengan larutan 30 s /d 50 gr coustic soda dalam 1 liter air


Penyimpanan Merkuri
Meskipun merkuri memiliki titik didih 357 oC, namun memiliki kemampuan untuk menguap pada temperatur kamar (25 oC) karena tekanan penguapannya yang rendah.
 

Untuk menghindari penguapan :

  1. Simpan merkuri pada tempat yang teduh ( temperature kamar > 25 oC) dan terhindar dari cahaya matahari secara langsung.
  2. Simpan dalam wadah khusus ( dapat menggunakan wadah yang terbuat dari bahan stainless steel, baja, besi, keramik, plastik atau kaca dan jangan menggunakan wadah dari aluminum ) yang tertutup dan pastikan merkuri terendam dengan sedikit air, dan taruhlah di tempat yang aman yang jauh dari anak.